cursor

Oxygen Black

Sabtu, 21 Maret 2015

Kemanusiaan

Jangan lagi tadahkan tanganmu,
jangan..
jangan..
jangan..
hinalah kami bu.
hina saya.
hina!
tiada manusia yang lebih buruk dari pada kami.
tiada yang lebih kurang ajar.
kami biarkan kau menadahkan tanganmu.
sedangkan kami..
kami..
kami..
yang kuat..
yang sehat..
masih jua mengeluh.
jika bisa,
jika bisa,
jika bisa,
ku ikhlaskan sujudku kepada para penguasa di istana.
yang bercakap soal kerjasama.
yang menghitung duit laba.
untuk menatapmu, bu.
boleh aku menyerapahi?
tentang UUD tua buat apa ia disahkan
jika rakyat kerap jadi korban keganasan negeri ini.
andai mereka itu merunduk.
  atau banteng penanduk.
mungkin kita tidak begini kan,bu.
jangan lagi bu, jangan tadahi tanganmu.
terlalu mulia, jangan sandingkan dengan tangan kotor pejabat kita.
lempari saja,
lempari saja mobil-mobil dengan plat merah yang berlalu lalang dengan suara pekikan kemakmuran ,
itu adalah hak mu.
duitmu yang kami ikhlaskan buatmu.
suruh mereka turun,
tarik kalau bisa.
hingga tercecah 

tanah wajahnya.